aLdebaran

Sic Itur Ad aStra

Pinguin!! :D

Pinguin adalah bukti

cinta itu zonder syarat ke-“Ada”an

lingkar Khatulistiwa telah memenjarakan pikiran dan fisikku

sekaligus menjadi garis tegas yang meniadakan syarat ke-“Ada”an pinguin

Kehadiran pinguin di sofa empuk kosong di sebelahku

.

.

Tapi aku cinta pinguin. Karena dia Ada. Meskipun dia tidak Ada.

Kenyataan tidak pernah membunuh kuda sembrani

Bukan kenyataan, sayang, yang mematahkan sayap phoenix

Meski kenyataan dimusuhi sebagai public enemy karena dia tidak mengijinkan naga dan segala makhluk fantasi untuk hidup

Kenyataanlah, sayang, yang melahirkan mereka.

Imajinasilah yang membawa manusia ke bulan

Mungkin itu bohong, karena gunung tertinggi pun tidak akan pernah didaki manusia.

Life’s stranger than fiction.

.

.

Tidak perlu prasasti ataupun kitab kuno

untuk membuktikan bahwa pinguin ada

terbang rendah dan berjalan dengan aneh, jauh di sana, di ujung bumi yang terus berputar ini

di kedua kutub yang tarik menarik sampai selama apa pun itu waktu mengijinkannya

dan Khatulistiwa yang memotong di antaranya

.

.

Kami tidak satu

Tidak ada benang yang menyambungkan antara aku di permata khatulistiwa ini dengan pinguin yang Ada di kutub sana

Tidak ada garis khayal yang menyatukan kami

Kami tidak satu, tapi ketiadaan salah satu dari kami hanya akan membuat kami tidak utuh

Aku bukan pinguin, begitupun sebaliknya.

Tapi aku bukan aku jika tidak ada pinguin. begitupun sebaliknya

Aku hanya akan utuh dengan keberadaannya, meski kami tidak satu, dan tidak akan pernah satu

Zonder pinguin, zonder aku, zonder aku, zonder pinguin.

.

.

Tapi Khatulistiwa itu khayal

imajiner